TENTANG KAMI

logo

TUJUAN

Tujuan Perkumpulan adalah untuk memperkuat kemandirian masyarakat marjinal, peningkatkan kemampuan dan kualitas sumberdaya manusia serta kecerdasan dan keadilan sosial.

Untuk mencapai tujuan dimaksud, Perkumpulan mempunyai fungsi sebagai   berikut :

  • Memperjuangkan pembaruan tata perekonomian secara adil.
  • Sebagai pendukung, penguat, pemberdaya, dan fasilitator dalam mengembangkan kepentingan masyarakat marjinal untuk meningkatkan potensi sumberdayanya.
  • Membangun posisi tawar melalui peningkatan kerjasama dengan berbagai pihak.

VISI

Terwujudnya tatanan ekonomi yang berkedaulatan pada rakyat. Pernyataan tersebut mengindikasikasikan kuatnya posisi para pelaku usaha berskala mikro-kecil-menengah sebagai bagian dari masyarakat sipil setara dengan pelaku ekonomi aktif dan kelompok dinamik lainnya dalam mewujudkan demokrasi dan Indonesia yang berkeadilan.

MISI

Perkumpulan untuk Kajian dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan (PKPEK) merupakan lembaga independen, kooperatif, non-partisan merupakan wahana bersatunya orang perorangan menetapkan misi:

  • Memperkuat kemandirian ekonomi  masyarakat pelaku usaha mikro dan kecil
  • Mengembangkan kewirausahaan masyarakat petani
  • Mendorong kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha mikro dan petani

 

LEGALITAS KELEMBAGAAN

Untuk menjalankan kegiatannya PKPEK memiliki  legalitas formal antara lain :

  1. Akte Pendirian Perkumpulan dengan Notaris  Umar Sjamhudi, SH nomor 52
  2. Terdaftar pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Yogyakarta dengan nomor 70/XI/94/BL
  3. Pembaruan akte dibawah Notaris Drs. Mohammad Yusuf, SH., Dipl. Eng pada tanggal 14 Desember 2010 nomor 3
  4. Tanda Izin Gangguan, nomor 503-89/440/-SYD/HO-7414/VIII/2008
  5. NPWP : 1.635.187.3-541.000
  6. Surat Keterangan Terdaftar pada Kantor Kesatuan Bangsa Pemerintah Kota Yogyakarta, nomor 200 /968 pada tanggal 23 Desember 2010
  7. Surat Keterangan Terdaftar pada Kantor Badan Kesbanglinmas Pemerintah Propinsi D I Yogyakarta, nomor 231/037/kesbang/XII/2010, pada tanggal 27 Desember 2010
  8. Surat Keterangan Terdaftar pada Kantor Kementrian Hukum dan HAM RI, nomor AHU-58.AH.01.06.Tahun 2011

KELENGKAPAN MANAJEMEN OPERASIONAL

Sebagai lembaga yang mendapatkan amanat dari berbagai fihak untuk menjalankan program-programnya dengan prinsip Tranparansi, Akuntabilitas dan kualitas, maka   PKPEK menyiapkan kelengkapan manajemen operasional sedemikian rupa, seperti adanya :

  1. Anggaran Dasar
  2. Anggaran Rumah Tangga
  3. SOP Perkumpulan
  4. SOP Implementasi Proyek
  5. Sistem Akuntansi
  6. Sistem Administrasi dan Dokumentasi
  7. Sistem Pangadaan Barang dan Jasa
  8. Sistem Pengembangan Staf / Kepegawaian

 

PROGRAM

Untuk mencapai tujuannya PKPEK melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

  • Kajian Dan Advokasi Kebijakan UMKM

Kajian UMKM merupakan tindakan awal baik untuk melakukan Advokasi Kebijakan UMKM itu sendiri maupun untuk Pengembangan Ekonomi Lokal serta  daya dukun program-program PKPEK lainnya beserta mitra kerja. Bentuk kegiatannya mulai dari Studi Lapang, Riset Aksi, Seminar serta forum-forum kajian ilmiah lainnya. Lebih lanjut lihat pada pengalaman Kajian dan Advokasi Kebijakan UMKM

  • Pengurangan Resiko Bencana

Pengurangan Resiko Bencana atau sering disebut PRB merupakan jawaban atas kejadian berbagai bencana di Indonesia yang berdampak memacetkan UMKM di wilayah bencana, untuk itu salah satu program PKPEK adalah menumbuhkan kembali keusahaan mereka dengan berbagai prespektif  baik anak, gender maupun kesehatan lingkungannya seperti pengolahan limbah sederhana dan  pengurangan polusi.  Sejalan dengan penumbuhan kembali keusahaan masyarakat yang terkena dampak bencana tersebut juga dikembangkan akses permodalan dan akses pasar baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Lebih lanjut lihat pada pengalaman Kajian dan Advokasi Kebijakan UMKM

  • Entrepreneurship

Program entrepreneurship yang dimaksudkan untuk mengurangi kemiskinan serta pengembangan unit wira usaha baru ini merupakan jawaban atas banyaknya pengangguran serta keusahaan industri rumah tangga yang sangat sulit berkembang baik karena  minimnya teknologi produksi, permodalan, pasar dan pemasaran serta rendahnya manajemen keusahaan yang dimiliki. Lebih lanjut lihat pada pengalaman Entrepreneurship

  • Sustainable Livelihood

Sustainable Livelihood merupakan program yang berorientasi untuk tercukupinya kebutuhan hidup melalui  matapencaharian yang sudah ada baik itu berupa UMKM maupun sektor pertanian dan pengolahan pasca pertanian serta  perikanan, dengan dukungan berbagai intervensi serta akses permodalan dan pemasaran yang dirancang secara berkelanjutan. Lebih lanjut lihat pada pengalam Sustainable Livelihood

  • Pengembangan Jejaring Usaha Kecil Menengah

Mempertemukan antar usahaman dari berbagai sektor untuk mencapai tujuan bersama dalam jejaring UMKM adalah salah satu bagian program yang tidak bisa diabaikan, karena dengan jejaring para usahawan akan mampu mengatasi dan memenuhi kebutuhan pengembangan keusahaannya  baik melalui  advokasi kebijakan UMKM di tingkat lokal maupun Nasional yang dilakukan bersama-sama, maupun menjalin kontak bisnis, pameran bersama, akses modal dan pasar serta tukar pengalaman. Lebih lanjut lihat pada pengalam Pengembangan Jejaring Usaha Kecil Menengah

Untuk mengetahu Profil PKPEK secara lengkap hubungi kami